05. Sharon William Muqodas Allien-3

 

Penulis : Windu Hernowo

Penyunting : Indiepro

Tata Letak : Dani Ardiansyah

Cover : Dani Ardiansyah

ISBN : 178-102-7770-30-0

3c- Allien

sampul Sharon depan copyBenar saja, tidak lama kemudian tampak dibalik rumah tetangga sang Jendral muncul dibalik rumah. Tinggi allien ini berkembang menjadi lebih tinggi dari rumah sebelah sekitar tiga setengah meter.

Duk…duk…duk” suara langkah kaki sang Jendral menghentak tanah hingga bergetar. Dia menancapkan enam benda sepertimtongkat bercahaya dan kemudian mengeluarkan letusan keatas, sehingga diatas langit terlihat seperti hujan meteor indahsekali. Itu adalah tanda S.O.S dari jendral untuk meminta bantuan. Kemudian dia bberkata :

“Hayo, kesini…., saya makan untuk mengganjal perutku, manusia keil!!”, tantang sang jendral Allien tadi.

Baron, Sharon, pak Wingky dan bu Sugiharti berkerumun mendekat ke Smurf yang digendong Hani di tempat sembunyi

“Apakah bisa dikembalikan menjadi keil seperti semula lagi?”, tanya Sharon

“Mungkin bisa, tolong bantu saya mengambil komputer yang ada didalam pesawat itu, kemudian reflektor disc yang berbentuk seperti wajan penggorengan yang mengeluarkan cahaya tadi itu diputar dan dibalik ke arah keluat dan satu orang memaning jendral untuk melewati alat ini”,kata Smurf

Baron, Sharon, pak Wingky dan bu Sugiharti menuju pesawat dan melakukan apa yang diperintahkan Smurf, membalik reflector dan membawa komputer ke depan Smurf di tempat yang tersembunyi.

Di tempat yang tersembunyi itu, dengan cepat Smurf mengutak-atik komputer menjadikan program reversed Expander pada alat tersebut.

Sudah siap…”, kata Smurf sambil menunjukkan empat jempol dari ke-empat tangannya.

“Semuanya tunggu di sini,…. biar saya yang memancing jendral”, kata Sharon

Jangan… bahaya, Sharon..”,kata yang lain serentak.

“Tadi saya yang memukul dia hingga jatuh ke peralatan itu, pasti dia ingin membalasku”, kata Sharon

Sharon keluar dari ersembunyiannya dan berlari di sisi pesawat sehingga dia berada diseberang jendral.

“Hai, mahluk jelek, kesini kamu. Ayo kita sselesaikan pertarungan kita tadi”., tantang Sharon kepada jendral. Jendral allien itu menoleh dan membungkuk untuk menangkap Sharon. Pada saat jendral membungkuk, seluruh reflektor yang terarah mengeluarkan sinar putih yang mengarah ke tubuh besar jendral. Tidak lama kemudian tubuh jendral menyusut tinggal 40 cm kembali seperti ukuran semula dan jatuh ditengah-tengah pesawat. Sharon berlari mendekati jendral dan memukulnya dengan gagang raket tennisnya. Kepala jendral pecah dengan darah berwarna hijau keluar dari kepalanya.

Baron, pak Wingky, Sharon, Hana, Hani yang menggendong Smurf mendekat.

“Bravo, Horeeee, kita menang…”,teriak Baron dan yang lain bersama-sama

Smurf melihat sang jendral dengan airmata keluar dan membasahim pipinya.

Di langit ada 6 pesawat angkasa UFO yang datang mendekati tempat mereka.

Bagaimana ini… bala tentara jendral datang lagi…?””, kata Baron

Iya bagaimana ini”, kata yang lain bergantian

Smurf….tolong dibantu….”, kata Hani epada Smurf

Smurf mengangkat keempat tangannya. Dua tangan mengetik di komputer, dan dua tangan lainnya memencet jam tangan yang dikenakan pada tangan yang bebas.

“Kontak… kontak, disini Jendral Wahrft memberitahu kalau keadaan di planet bumi sudah bisa diatasi. Semua pesawat dan armada diperintahkan kembali segera”kata Smurf

Tidak lama kemudian keenam pesawat itu berbalik arah dan menjauh.

“Bravo, Horeeee, mereka menjauh…”,teriak Sharon, Baron, pak Wingky, bu Sugiharti dan Hana serta Hani.

“Smurf, terima kasih. Apa yang harus kami lakukan utuk membalasmu?”kata Sharon.

“Tolong digalim lubang untuk mengubur kawan-kawanku yang meninggal”kata Smurf

Sharon, Baron, pak Wingky, bu Sugiharti dan Hana serta Hani mengambil peralatan digudang dalam rumah dan menggali lubang untuk menguburkan kawan-kawan Smurf yang meninggal.

Setelah selesai menguburkan semua mahluk allien itu, Smurf berdiri dan menghormati kawan-kawannya yang meninggal.

“Hormat untuk jendral Wahrft dan pasdukan engineer yang telah meninggal alam tgas mulia untuk planet Xircon”.ucap Smurf lantang

Semua yang ada disitu ikut mengangkat tangan dan memberi hormat. Kemudian Smurf berpamian kepada Hana dan Hani

“Hana-Hani dan semuanya, saya harus pulang”, Kata Smurf sambil mengulurkan satu tangan kanannya

“Kamu tinggal disini saja”, kata Hani sedih, dan mengeluarkan air mata.

“Saya tidak bisa, saya punya keluarga”Smurf mengeluarkan kristal sebesar kancing baju dan canggih bisa melebar menjadi foto keluarganya sebesar 12 inci diagonal, dan mengulurkan ke Hani.

Fathir dan Aaron keluar dari dapurb dan membawa donat untuk semuanya. “Ayo makan dulu, sudah malam nih”

Hani menerima foto itu, dan mendekap Smurf sedih. Yang lain juga bersalaman untuk berpisah dengan Smurf. Setelah makan kue donat bersama,Smurf berjalan ke pesawatnya diantar oleh seluruh orang yang ada disitu.

Diatas pesawat, dia melambaikan empat tangannya……..

“Selamat tinggal….Hana-Hani, dan semuanya”teriak Smurf

“Selamat tinggal juga…”.balas yang lain ikut bersedih

Suara bising pesawat menderu dan makin lama makin jaun meninggalkan tempat itu menuju planet Xircon

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s